Kawal Perarakan 700 Umat, Polres Malaka Hadir Jaga Kekhidmatan Perjalanan Patung Bunda Maria Nai Feto

Kawal Perarakan 700 Umat, Polres Malaka Hadir Jaga Kekhidmatan Perjalanan Patung Bunda Maria Nai Feto

Kawal Perarakan 700 Umat, Polres Malaka Hadir Jaga Kekhidmatan Perjalanan Patung Bunda Maria Nai Feto

MALAKA – Wujud nyata toleransi, pelayanan, dan kedekatan Polri dengan masyarakat kembali terlihat dalam pengamanan dan pengawalan perarakan Patung Bunda Maria Nai Feto dari Dusun Bakateu, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, menuju Gereja Paroki St. Maria Fatima Betun, Kabupaten Malaka, Kamis (29/10/2026).

Dalam kegiatan keagamaan yang diikuti sekitar 700 umat Katolik dengan berjalan kaki tersebut, Polres Malaka mengerahkan personel gabungan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pengamanan dan pengawalan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 20.00 WITA, dipimpin oleh Kabag Ops Polres Malaka AKP I Nengah Sutawinaya, S.H., bersama Kasat Narkoba, Kasat Samapta beserta personel, Kapolsek Malaka Tengah beserta anggota, serta KBO Satlantas IPDA Hotzon Purba bersama tujuh personel Satlantas.

Personel ditempatkan untuk melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, pengamanan jalur, serta pengawalan rombongan umat yang melintasi sejumlah titik, mulai dari Dusun Bakateu, Perempatan Motor 2000, Perempatan Beiabuk, hingga tiba di Gereja Paroki St. Maria Fatima Betun.

Pengamanan diawali dengan kegiatan Misa pemberangkatan Patung Bunda Maria di Bakateu, kemudian dilanjutkan dengan perarakan yang diikuti ratusan umat secara khidmat. Setibanya di Paroki St. Maria Fatima Betun, rombongan disambut dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan.

Kehadiran personel Polres Malaka dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri untuk memberikan rasa aman kepada umat yang menjalankan aktivitas keagamaan, sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas bagi masyarakat dan pengguna jalan lainnya.

Melalui sinergi lintas fungsi, pengamanan berlangsung dengan baik hingga seluruh rangkaian perarakan selesai pada pukul 20.00 WITA. Situasi secara umum terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Bagi Polres Malaka, menjaga keamanan kegiatan keagamaan bukan sekadar tugas pengamanan, melainkan bagian dari komitmen untuk menghormati keberagaman, merawat toleransi, serta memastikan setiap umat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan.

Di balik langkah ratusan umat yang mengiringi perarakan, hadir pula langkah pengabdian personel Polri yang memastikan perjalanan iman tersebut berlangsung aman dan lancar. Karena menjaga kerukunan dan memberikan rasa aman adalah bagian dari pelayanan kepada sesama.

Polres Malaka akan terus hadir di tengah masyarakat, memberikan perlindungan dan pelayanan tanpa membedakan latar belakang, demi terpeliharanya situasi kamtibmas yang aman dan harmonis di Kabupaten Malaka.

renhumaspolresmalaka