Kedepankan Musyawarah dan Kekeluargaan, Polsek Weliman Berhasil Mediasi Perselisihan Pemuda hingga Berakhir Damai

Kedepankan Musyawarah dan Kekeluargaan, Polsek Weliman Berhasil Mediasi Perselisihan Pemuda hingga Berakhir Damai

Kedepankan Musyawarah dan Kekeluargaan, Polsek Weliman Berhasil Mediasi Perselisihan Pemuda hingga Berakhir Damai

MALAKA – Mengedepankan pendekatan humanis, musyawarah, dan nilai kekeluargaan, Polsek Weliman berhasil memfasilitasi mediasi penyelesaian perselisihan antara pemuda Dusun Boni, Desa Kakaniuk, Kecamatan Malaka Tengah, dan pemuda Dusun Hareweulun, Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka. Mediasi yang berlangsung di Mapolsek Weliman pada Rabu (28/10/2026) tersebut menjadi langkah penting untuk meredakan ketegangan dan menjaga hubungan kekeluargaan tetap harmonis.

Mediasi dimulai pukul 16.00 WITA dan dipimpin Kapolsek Weliman, Ipda Xaverius Mere Gade, didampingi Kanit Reskrim Polsek Weliman, Aiptu Yohanes Fransiskus Dini. Kegiatan ini turut melibatkan perwakilan pemerintah desa, tokoh adat atau fukun, tokoh masyarakat, orang tua dari kedua belah pihak, serta pihak yang berselisih.

Perselisihan tersebut berawal dari dugaan penganiayaan terhadap Yustinus Tae, pemuda Dusun Boni, yang terjadi pada Minggu (25/10/2026) di jalan raya Dusun Hareweulun. Peristiwa tersebut kemudian memicu ketegangan antarkelompok pemuda, termasuk aksi pelemparan terhadap salah satu rumah yang diduga milik pihak terlapor serta kedatangan sejumlah pemuda ke rumah pihak terlapor pada hari berikutnya.

Menanggapi perkembangan situasi tersebut, Polsek Weliman melakukan langkah-langkah pencegahan dan pendekatan kepada kedua belah pihak. Upaya ini dilakukan dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh adat, serta pemerintah desa terkait agar permasalahan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Pendekatan dialogis tersebut menjadi ruang bagi kedua belah pihak untuk menyampaikan persoalan dan mencari jalan keluar secara damai. Terlebih, pihak-pihak yang terlibat masih memiliki hubungan keluarga sehingga penyelesaian melalui musyawarah diharapkan dapat menjaga persaudaraan sekaligus mencegah terulangnya perselisihan.

Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan untuk berdamai dan tidak melanjutkan tuntutan hukum terkait perkara penganiayaan yang menjadi pokok perselisihan. Hasil kesepakatan juga akan disampaikan kepada kelompok pemuda masing-masing, disertai komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak memperluas permasalahan.

Kapolsek Weliman, Ipda Xaverius Mere Gade, mengajak kedua belah pihak untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran berharga agar tidak mudah terpancing emosi dan menghindari tindakan balas dendam. Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa dalam membimbing generasi muda untuk mengutamakan dialog serta menjaga hubungan persaudaraan.

“Damai itu indah,” ujar Kapolsek Weliman. Menurutnya, perdamaian bukan sekadar mengakhiri perselisihan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki hubungan, mempererat kembali tali persaudaraan, dan membangun kehidupan bermasyarakat yang lebih harmonis. Ia berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat dijaga dengan penuh tanggung jawab sehingga persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Kegiatan mediasi berakhir pada pukul 18.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Keberhasilan mempertemukan kedua belah pihak menjadi bagian dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas melalui pencegahan, komunikasi, dan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.

Polres Malaka melalui Polsek Weliman mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, serta menghindari segala bentuk kekerasan dan aksi balasan. Setiap persoalan hendaknya disikapi dengan kepala dingin, mengedepankan musyawarah, dan tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku.

Damai itu indah. Bersama menjaga persaudaraan, bersama merawat kedamaian. Polri hadir untuk menjadi jembatan komunikasi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Malaka.

renhumaspolresmalaka