Di Balik Ruang Tahanan, Ada Hati yang Terus Dibina: Polres Malaka Hadirkan Penguatan Iman bagi Tahanan

Di Balik Ruang Tahanan, Ada Hati yang Terus Dibina: Polres Malaka Hadirkan Penguatan Iman bagi Tahanan

Di Balik Ruang Tahanan, Ada Hati yang Terus Dibina: Polres Malaka Hadirkan Penguatan Iman bagi Tahanan

Malaka – Pembinaan terhadap tahanan tidak hanya menyangkut aspek keamanan dan pengawasan, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan melalui pembinaan mental dan rohani. Hal tersebut diwujudkan Polres Malaka melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal), ibadat mingguan serta penyuluhan agama bagi para tahanan di Rutan Polres Malaka, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.15 WITA tersebut dilaksanakan bersama tim dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malaka. Sebanyak lima orang tahanan mengikuti kegiatan pembinaan rohani dalam suasana tertib dan penuh kekhidmatan.

Mengangkat tema “Membuka Hati terhadap Sapaan Tuhan”, kegiatan dipimpin oleh Yulius Kabosu, S.Fil. dengan rangkaian doa, lagu rohani, pembacaan Injil Lukas 7:31-35, renungan, hingga doa penutup.

Pesan yang disampaikan dalam renungan mengajak para tahanan untuk tidak menutup hati terhadap nasihat, perubahan dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Melalui kisah yang disampaikan dalam Injil, peserta diajak memahami bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk membuka hati terhadap kebaikan dan menjalani kehidupan dengan arah yang lebih baik.

Suasana semakin terasa hangat ketika kegiatan ditutup dengan lagu “Dalam Yesus Kita Bersaudara”, yang menjadi pengingat bahwa keterbatasan ruang dan keadaan tidak menghilangkan nilai persaudaraan serta kepedulian terhadap sesama.

Kasat Tahti Polres Malaka Iptu Bendito Bere Kalau menyampaikan bahwa pembinaan rohani merupakan bagian dari upaya memberikan pendampingan yang humanis kepada para tahanan selama menjalani proses hukum.

“Pembinaan rohani menjadi salah satu sarana untuk memberikan penguatan mental dan mengajak para tahanan untuk tetap memiliki harapan, melakukan introspeksi serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan, namun di sisi lain pembinaan terhadap manusia juga perlu mendapat perhatian. Karena itu, kegiatan Binrohtal diharapkan dapat memberikan ruang bagi para tahanan untuk menenangkan diri, mendekatkan diri kepada Tuhan dan mengambil hikmah dari setiap proses yang sedang mereka jalani.

Polres Malaka juga terus berupaya memastikan kondisi tahanan tetap terpantau dengan baik. Selama kegiatan berlangsung, situasi di Rutan Polres Malaka berjalan aman, tertib, sehat dan lengkap.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Malaka menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tentang memastikan ruang tahanan tetap terkendali, tetapi juga tentang menjaga harapan, membina hati dan membuka ruang bagi perubahan.

Sebab, di balik setiap proses hukum, tetap ada manusia yang membutuhkan kesempatan untuk belajar, merenung dan memperbaiki diri.