Polres Malaka Kawal Prosesi Perarakan Patung Bunda Maria, Wujud Nyata Pelayanan dan Toleransi di Tengah Masyarakat

Polres Malaka Kawal Prosesi Perarakan Patung Bunda Maria, Wujud Nyata Pelayanan dan Toleransi di Tengah Masyarakat

Polres Malaka Kawal Prosesi Perarakan Patung Bunda Maria, Wujud Nyata Pelayanan dan Toleransi di Tengah Masyarakat

MALAKA TENGAH – Wujud nyata kehadiran Polri dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung kehidupan beragama masyarakat kembali terlihat dalam prosesi perarakan Patung Bunda Maria Ina Maria Nai Feto Dekenat Malaka di wilayah Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 Wita tersebut diikuti kurang lebih 100 umat Katolik dari wilayah Dekenat Malaka bersama masyarakat yang berada di sepanjang rute perarakan. Prosesi diawali dengan penjemputan Patung Bunda Maria oleh umat dari Desa Barada di Jembatan Benanain, setelah diserahkan oleh umat dari Kapela Haitimuk, Kecamatan Weliman.

Selanjutnya, rombongan melaksanakan perarakan melalui Cabang Umasukaer dan kawasan Hutan Kateri hingga tiba di Desa Barada, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, pada pukul 18.20 Wita.

Dalam rangka memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, personel Satuan Lalu Lintas Polres Malaka melaksanakan pengawalan, sementara personel Polsek Malaka Tengah melakukan pengamanan di sepanjang jalur kegiatan.

Kehadiran personel kepolisian merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat yang menjalankan kegiatan keagamaan, sekaligus menjaga ketertiban masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas bagi pengguna jalan lainnya.

Lebih dari sekadar pengamanan, keterlibatan Polri dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat, menghormati kebebasan beribadah, serta mempererat hubungan harmonis antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M., melalui jajaran Polsek Malaka Tengah, terus mendorong pelaksanaan tugas kepolisian yang mengedepankan pelayanan humanis, pendekatan persuasif, dan kepedulian terhadap kegiatan sosial maupun keagamaan masyarakat.

Setibanya di Desa Barada, Patung Bunda Maria Ina Maria Nai Feto Dekenat Malaka dijadwalkan bermalam sebelum kembali diarak pada Rabu (28/10/2026) menuju Bakateu, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah.

Untuk rangkaian prosesi berikutnya, personel Polsek Malaka Tengah bersama Satuan Lalu Lintas Polres Malaka akan melanjutkan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, terutama pada persimpangan serta jalur perkotaan yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.

Melalui pengamanan yang terencana dan pelayanan yang humanis, Polres Malaka berkomitmen memastikan masyarakat dapat menjalankan kegiatan keagamaan dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk merawat kebersamaan, menghormati perbedaan, dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

.