Polri dan Masyarakat Bersatu dalam Tradisi Adat, Kapolsek Sasitamean Hadiri Syukuran Putra Daerah yang Menjadi Anggota Polri
Polri dan Masyarakat Bersatu dalam Tradisi Adat, Kapolsek Sasitamean Hadiri Syukuran Putra Daerah yang Menjadi Anggota Polri
Malaka – Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kebersamaan dalam setiap momentum sosial dan budaya masyarakat. Hal tersebut terlihat saat Kapolsek Sasitamean bersama personel menghadiri undangan masyarakat Dusun Looneke A, Desa Babotin, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka, Sabtu (1/8/2026).
Kehadiran jajaran Polsek Sasitamean dalam kegiatan ritual adat Hasehawaka/Tase menjadi bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. Tradisi adat tersebut digelar sebagai ungkapan syukur keluarga atas keberhasilan putra mereka, Briptu Andreas Un Tae, yang kini mengemban tugas sebagai anggota Polri.
Prosesi adat berlangsung khidmat di Rumah Adat Sonaf Biru, Dusun Hausmara, Desa Babotin, dan dihadiri oleh Kapolsek Sasitamean, Kanit Reskrim Polsek Sasitamean, Bhabinkamtibmas Desa Tunabesi, Kepala Desa Babotin, Kepala Suku Sonaf Biru Alexander Nana, Fukun Yeremias Runa, serta keluarga besar Briptu Andreas Un Tae.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Sasitamean menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas lahirnya putra daerah yang dipercaya mengemban amanah sebagai anggota Polri. Menurutnya, profesi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat merupakan pengabdian yang mulia sekaligus penuh tanggung jawab.
"Atas nama keluarga besar Polsek Sasitamean, kami turut bersyukur dan bangga atas pencapaian Briptu Andreas Un Tae. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan, keselamatan, serta perlindungan dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga dapat mengabdi kepada masyarakat dengan penuh integritas dan keikhlasan," ujar Kapolsek.
Suasana penuh kekeluargaan semakin terasa ketika para tokoh adat memberikan doa dan pesan moral kepada Briptu Andreas Un Tae agar senantiasa rendah hati, menjunjung keadilan, menjaga nama baik keluarga, serta tidak melupakan asal-usulnya. Nilai-nilai adat yang diwariskan leluhur tersebut diharapkan menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri yang humanis dan profesional.
Kehadiran Polri dalam kegiatan adat ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Momen tersebut menjadi simbol eratnya hubungan antara Polri dan masyarakat yang terus terjalin melalui penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal, kebersamaan, serta semangat gotong royong.
Melalui kegiatan seperti ini, Polres Malaka terus memperkuat kepercayaan publik dengan hadir di setiap aspek kehidupan masyarakat. Sinergi yang harmonis antara Polri, tokoh adat, pemerintah desa, dan warga diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 18.00 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan penuh nuansa kekeluargaan, mencerminkan komitmen Polri untuk selalu dekat dan tumbuh bersama masyarakat.
#humaspolresmalaka
Humas Polres Malaka

