Polsek Sasitamean Berhasil Mediasi Perselisihan Antar Pemuda, Perdamaian Dicapai Melalui Musyawarah Kekeluargaan

Polsek Sasitamean Berhasil Mediasi Perselisihan Antar Pemuda, Perdamaian Dicapai Melalui Musyawarah Kekeluargaan

Polsek Sasitamean Berhasil Mediasi Perselisihan Antar Pemuda, Perdamaian Dicapai Melalui Musyawarah Kekeluargaan

Malaka – Polsek Sasitamean kembali mengedepankan pendekatan problem solving dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan berhasil memediasi serta mendamaikan perselisihan antara pemuda Desa Fatuaruin dan pemuda Desa Builaran, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka.

Kegiatan mediasi dilaksanakan pada Rabu (15/7/2026) pukul 15.00 Wita di Dusun Builaran D, Desa Builaran, dipimpin langsung oleh Kapolsek Sasitamean IPDA Robertus Inosensius Tas'au, didampingi Kanit Reskrim AIPTU Aprianus Letlang, Bhabinkamtibmas Desa Builaran Brigpol Leandro, dan Bhabinkamtibmas Desa Kereana Briptu Petrus K. Kota.

Proses penyelesaian masalah turut dihadiri Sekretaris Desa Builaran, Ketua BPD Desa Fatuaruin, tokoh adat dari kedua desa, orang tua kedua belah pihak, serta para pemuda yang terlibat. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam mencari solusi terbaik melalui musyawarah.

Dalam proses mediasi, kedua belah pihak secara terbuka mengakui kesalahan masing-masing dan menyatakan komitmen untuk mengakhiri perselisihan yang sebelumnya terjadi pada 2 Juli 2026. Kesadaran untuk berdamai muncul karena kedua kelompok masih memiliki hubungan kekeluargaan dan ikatan adat yang erat sehingga penyelesaian secara damai menjadi pilihan terbaik.

Sebagai bentuk komitmen bersama, hasil perdamaian dituangkan dalam Surat Kesepakatan Bersama yang ditandatangani oleh kedua belah pihak dan disaksikan oleh para tokoh serta pihak-pihak yang hadir.

Kapolsek Sasitamean menyampaikan bahwa penyelesaian masalah melalui dialog dan musyawarah merupakan langkah yang sangat penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat serta mencegah terjadinya konflik lanjutan. Peran aktif tokoh adat, pemerintah desa, dan keluarga menjadi faktor penting dalam terwujudnya perdamaian yang berkelanjutan.

Kegiatan berakhir pada pukul 17.30 Wita dalam suasana penuh kekeluargaan, aman, dan kondusif.

Keberhasilan mediasi ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Malaka melalui Polsek Sasitamean dalam mengedepankan pendekatan humanis dan restorative justice untuk menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, tokoh adat, dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Malaka.

#humaspolresmalaka