Gali Informasi dari Desa, Polisi Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan Kateri

Gali Informasi dari Desa, Polisi Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan Kateri

Gali Informasi dari Desa, Polisi Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan Kateri

Malaka, NTT — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Hutan Kateri terus diperkuat Polres Malaka. Tidak hanya melakukan pemantauan langsung di kawasan hutan, Sat Samapta juga membangun komunikasi dengan pemerintah desa untuk menggali informasi sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (14/9/2026) mulai pukul 10.00 hingga 13.10 WITA dengan menyasar kawasan Hutan Kateri, Kantor Desa Kateri, serta kediaman Kepala Desa Bakiruk.

Kasat Samapta Polres Malaka bersama lima personel, yakni Aipda Awank, Aipda Yan Bria, Briptu Sandro, Bripda Josua dan Bripda G. Atok, terlebih dahulu melaksanakan patroli di kawasan Hutan Kateri.

Setelah melakukan pemantauan, tim kemudian menyambangi Kepala Desa Kateri Marselius Seran, S.IP., bersama staf desa. Tim juga melakukan komunikasi dengan Kepala Desa Bakiruk Ibu Maria Magdalena, S.E.

Dalam pertemuan tersebut, Kasat Samapta mengajak pemerintah desa untuk ikut memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait larangan melakukan pembakaran daun-daun kering di kawasan hutan.

Pemerintah desa diharapkan dapat menyampaikan imbauan tersebut kepada masyarakat melalui sarana komunikasi desa maupun mimbar gereja, sehingga pesan pencegahan Karhutla dapat diterima secara luas oleh warga.

Personel juga mengingatkan masyarakat agar memiliki kepedulian terhadap kondisi kawasan hutan. Apabila menemukan adanya titik api saat melintas di kawasan Hutan Kateri, masyarakat diharapkan segera mengambil langkah awal yang aman untuk membantu memadamkan api serta melaporkannya kepada pihak berwenang.

Dalam dialog tersebut, Kepala Desa Kateri menyampaikan apresiasi kepada Tim Patroli karena telah hadir melakukan pemantauan di kawasan Hutan Kateri dan membantu dalam upaya penanganan titik api.

Dari komunikasi bersama pemerintah desa, tim juga memperoleh sejumlah informasi penting terkait kondisi kawasan Hutan Kateri dan aktivitas masyarakat yang diduga memiliki kaitan dengan munculnya titik api.

Salah satu informasi yang diterima yakni adanya aktivitas masyarakat yang pada sore hari memarkirkan kendaraan di sekitar jalan raya kawasan Hutan Kateri. Berdasarkan informasi dari pemerintah desa, terdapat dugaan pembakaran daun-daun kering di kawasan hutan yang berkaitan dengan aktivitas masyarakat tertentu.

Pemerintah Desa Kateri juga menyampaikan adanya dugaan pembakaran daun kering untuk mempermudah aktivitas tertentu di dalam kawasan hutan, termasuk dugaan upaya mempersempit pergerakan sapi liar agar masuk ke jerat yang telah dipasang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Informasi tersebut menjadi bagian penting bagi kepolisian dalam melakukan deteksi dini dan pemetaan potensi penyebab Karhutla, sekaligus menentukan langkah pencegahan yang lebih tepat di lapangan.

Selain itu, Kepala Desa Kateri menyampaikan bahwa di wilayahnya telah diberikan penugasan MMP (Mitra Masyarakat Polhut) oleh BKSDA Kabupaten Malaka untuk membantu pengawasan kawasan Hutan Kateri. Namun, menurut informasi pemerintah desa, pelaksanaan tugas tersebut masih menunggu surat perintah tugas dari pihak terkait.

Melalui kegiatan patroli dan sambang tersebut, Sat Samapta Polres Malaka tidak hanya mendapatkan informasi lapangan, tetapi juga memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam menjaga kawasan Hutan Kateri.

Polisi juga menyerahkan nomor kontak kepada kepala desa dan perangkat desa agar informasi mengenai titik api maupun potensi gangguan di kawasan hutan dapat segera diteruskan kepada kepolisian. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polres Malaka mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, dengan membangun kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi kebakaran hutan.

Kawasan Hutan Kateri merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kepolisian mengajak pemerintah desa dan seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Dengan kolaborasi antara polisi, pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini sehingga kawasan Hutan Kateri tetap terjaga dan terhindar dari kerusakan akibat kebakaran.

Jaga hutan dari sekarang, cegah api sebelum membesar.

Sat Samapta Polres Malaka — Siap Terlihat dan Bermanfaat.

Salam Presisi.