Pengawalan Humanis Polsek Malaka Timur, Pastikan Misa Syukur 25 Tahun Imamat Berlangsung Aman dan Khidmat

Pengawalan Humanis Polsek Malaka Timur, Pastikan Misa Syukur 25 Tahun Imamat Berlangsung Aman dan Khidmat

Pengawalan Humanis Polsek Malaka Timur, Pastikan Misa Syukur 25 Tahun Imamat Berlangsung Aman dan Khidmat

MALAKA – Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penjagaan keamanan, tetapi juga melalui dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan tradisi budaya yang menjadi bagian penting dalam kehidupan warga. Semangat tersebut ditunjukkan personel Polsek Malaka Timur melalui pengawalan Pater RP. Dominikus Kabosu Tae, CMF, dalam rangka Misa Syukur 25 Tahun Imamat, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan pengawalan dimulai pukul 15.00 WITA dengan melibatkan Ka Sium Polsek Malaka Timur BRIPKA Frangky Nurak bersama Bhabinkamtibmas Desa Numponi BRIPTU Himsar Permadi, S.H. Pengawalan berlangsung melalui rute Oemamaka, Dusun Manmana, Dusun Meni, Kapela Santo Antonius Padua Masik, hingga Rumah Adat Uin Meni, Desa Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka.

Kedatangan Pater RP. Dominikus Kabosu Tae, CMF disambut dengan tarian Likurai oleh tokoh adat setempat. Penyambutan tersebut mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Malaka sekaligus menjadi simbol penghormatan dan kebersamaan dalam menyambut momen syukur perjalanan imamat selama 25 tahun.

Personel Polsek Malaka Timur kemudian melaksanakan pengawalan dari Dusun Manmana menuju Kapela Masik untuk mengikuti rangkaian kegiatan ibadat. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Rumah Adat Uin Meni di Dusun Meni.

Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat untuk mendukung kelancaran aktivitas keagamaan, sekaligus memastikan rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib.

Lebih dari sekadar menjalankan tugas pengamanan, keterlibatan Bhabinkamtibmas juga menjadi wujud kedekatan Polri dengan masyarakat. Melalui kehadiran yang ramah dan penuh kepedulian, polisi berupaya membangun rasa aman agar masyarakat dapat menjalankan ibadah serta merayakan momen penting keagamaan dengan tenang dan khidmat.

Perpaduan antara tradisi adat melalui tarian Likurai, kegiatan ibadat di kapela, dan kebersamaan di rumah adat menunjukkan eratnya hubungan antara nilai keagamaan, budaya, dan persaudaraan masyarakat Malaka. Kehadiran Polri di tengah rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pengawalan yang berlangsung hingga pukul 17.00 WITA tersebut berjalan aman dan lancar. Hal ini menjadi gambaran pentingnya sinergi antara kepolisian, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Polsek Malaka Timur terus berupaya hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan dan adat, sebagai bentuk pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis serta penghormatan terhadap keberagaman.

Sebab, rasa aman bukan hanya tentang terhindarnya masyarakat dari gangguan keamanan, tetapi juga tentang hadirnya ketenangan saat beribadah, kebebasan menjalankan tradisi, dan terpeliharanya persaudaraan di tengah kehidupan bersama.

Polisi Bersama Masyarakat. Mengawal dengan Ketulusan, Melayani dengan Hati, dan Menjaga Kedamaian dalam Kebersamaan.