Sebelum Mengucap Janji, Calon Pasangan Nikah di Weoe Dapat Edukasi Pencegahan KDRT

Sebelum Mengucap Janji, Calon Pasangan Nikah di Weoe Dapat Edukasi Pencegahan KDRT

Sebelum Mengucap Janji, Calon Pasangan Nikah di Weoe Dapat Edukasi Pencegahan KDRT

Malaka, NTT — Membangun rumah tangga yang harmonis membutuhkan bekal pengetahuan, komunikasi dan komitmen untuk saling menghargai. Karena itu, upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terus dilakukan sejak sebelum pasangan memasuki kehidupan berumah tangga.

Senin (14/9/2026) pukul 08.00 WITA, Bhabinkamtibmas Desa Weseben Bripka Yustinus A. Lamabelawa melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pembinaan terkait pencegahan KDRT kepada calon pasangan nikah Emanuel Aryanto Klau dan Imelda Fuel di Paroki Salib Suci Weoe.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh orang tua kedua calon mempelai. Kehadiran keluarga menjadi bagian penting dalam membangun dukungan bagi pasangan yang akan memasuki kehidupan rumah tangga.

Dalam penyuluhan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun rumah tangga dengan mengedepankan komunikasi, saling menghargai dan menghindari berbagai bentuk kekerasan yang dapat merugikan pasangan maupun keluarga.

Calon pasangan nikah juga diberikan pemahaman mengenai ketentuan hukum terkait KDRT serta pentingnya mengetahui dan menghindari tindakan yang dapat masuk dalam kategori pelanggaran hukum.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Polri dalam membangun kesadaran hukum di lingkungan keluarga. Edukasi diberikan sejak dini agar pasangan memiliki pemahaman bahwa kehidupan rumah tangga harus dibangun dalam suasana aman, harmonis dan bebas dari kekerasan.

Antusiasme calon pasangan nikah dalam mengikuti kegiatan tersebut juga sangat baik. Sejumlah pertanyaan disampaikan berkaitan dengan kehidupan dan pergaulan sehari-hari serta upaya perlindungan diri.

Melalui kegiatan seperti ini, Bhabinkamtibmas mendorong agar pemahaman mengenai pencegahan KDRT tidak berhenti pada pasangan nikah, tetapi juga mendapat dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar.

Kegiatan penyuluhan dan imbauan berakhir pukul 10.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar sesuai dengan rencana.

Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus membangun sinergi dengan lingkungan masyarakat dan lembaga terkait dalam upaya memberikan edukasi serta pencegahan terhadap berbagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga.

Rumah tangga harmonis dimulai dari saling menghargai. Cegah kekerasan, bangun keluarga yang aman dan penuh kepedulian.

Salam Presisi.